Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Pemkot Kediri Ikuti Penilaian Interviu Evaluasi SPBE

 

Dalam rangka mendukung kinerja ASN atau memberikan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kota Kediri menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

SPBE yang diterapkan Pemkot Kediri telah mendapat evaluasi dan penilaian interviu oleh asesor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Evaluasi tersebut digelar secara virtual pada Rabu (1/9/2021) di Ruang Kilisuci Balai Kota Kediri.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri, Apip Permana menjelaskan mengenai perubahan dari tahun 2019 yang hanya terdapat 37 indikator interviu evaluasi dan mulai tahun 2020 menjadi 47 indikator.

"Hal itu berdasarkan Peraturan Kementerian PANRB Nomor 59 Tahun 2020 tentang Pemantauan dan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dan Keputusan Kementerian PANRB Nomor 962 Tahun 2021 tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik," paparnya, Kamis (2/9/2021).

Menurut keterangan Apip, pada penilaian interviu evaluasi SPBE tahun 2021, ada beberapa indikator yang masih perlu dilengkapi oleh dinas kominfo dan OPD terkait.

"Kita diberikan waktu 5 hari. Kalau semua sudah lengkap, kami optimis indikator yang disampaikan oleh asesor Kementerian PAN-RB akan segera meningkat," terang Apip.

Evaluasi atas penerapan SPBE di instansi ini, imbuhnya, dilakukan oleh tim penilai eksternal yang beranggotakan 143 akademisi dari 25 perguruan tinggi.

"Tahapan penilaian interviu ini dilakukan untuk melakukan klarifikasi dan validasi kembali dalam rangka memastikan kualitas hasil penilaian Evaluasi SPBE," tandas Apip.